Orang Buton Punya

Komentar Para Pembaca Akan Sangat Membantu Dalam Memperkaya Khasanah Blog Ini

MESJID KERATON BUTON

Posted by orangbuton pada 19 September 2008

Mesjid ini didirikan pada tahun 1538 M. Dilihat dari tahun pendiriannya, maka dapat di ketahui bahwa Islam lebih dulu masuk di Buton dari pada di Kerajaan Goa-Tallo. Mesjid ini kemudian terbakar dan dan digantikan dengan Mesjid baru sebagai mana dapat kita saksikan sampai saat ini di Kelurahan Melai, Kecamatan Murhum Kota Bau-Bau.

Pada masa pemerintahan Sultan Ke-18, Sultan Mukhiruddin Abdul Majid telah terjadi perang saudara yang didalangi oleh Kapitalau Langkariri. Pasalnya Kapitalau Langkariri tidak puas terhadap pengangkatan Sultan karena dian  ggab tidak sesuai dengan tatanan yang berlaku di Kesultanan Buton saat itu. Perlu di ketahui bahwa di Kesultanan Buton, tradisi pengangkatan Sultan tidak didasarkan menurut garis keturunan. Jika seorang Sultan meninggal atau turn dari jabartannya,  maka penggantinya   harus akan dipilih melalui suatu Dewan Adat yang terdiri atas 9 orang pejabat kesultanan yang mewakili 9 kawasan terpilih dalam Kesultanan Buton (Siolimbona).

Menurut mitos yang berkembang dalam masyarakat Buton, dalam suasan kacau pertempuran antara Sultan Mukhiruddin Abdul Majiddan Kapilau Langkariri, seorang penyebar Agama Islam yang bernama Syarif Muhammad yang bermukim disekitar keraton mendengar suara Azan yang berasal dari sebuah lubang yang berada di sebuah bukit. Setelah diselidiki ternyata berasal dari suara Azan orang-orang Mekkah yang sedang melaksanakan shalat Jumat. Sehingga kemudian banyak penduduk yang datang untuk ikut serta malaksanakan Shalat Jumat. Dalam kesempatan tersebut Syarif Muhammad kemudian menyampaikan pesan-pesan perdamaian  sehingga pertempuran dapat dihentikan.

Dilokasi tempat terdengar suara Azan tersebut oleh Sultan Sakiuddin Darul Alam pada tahun 1712 M, didirikan sebuah Mesjid baru sebagai pengganti mesjid yang terbakar. Baru kemudian pada tahun 1930 M pada pemerintahan Sultan ke -37 Sultan Hamidi mesjid ini direnovasi untuk pertama kalinya dengan tanpa merubah bentuk aslinya.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: